Senin, 02 Maret 2015

Simulasi



Hubungan Sistem, Model & Simulasi
a.       Konsep Simulasi :
- Alat bantu untuk memahami masalah yang akan dipecahkan
- Dirancang untuk membantu pemecahan masalah yang berhubungan dgn sistem yang dioperasikan secara alamiah
b.       Simulasi
- Diawali dgn pemahaman atas sistem & pembanguan modelnya
- Model yang baik รง pemahaman sistem yang baik
c.        Mengapa Simulasi ?
- Mengurangi biaya, waktu, tenaga, tidak merusak
- Mampu memberikan kapabilitas & akurasi dari penilaian performance pada sistem yang kompleks
- Keunggulan sbg alat pengambil keputusan
- Kebebasan pda perencana sistem yang tak terbatas untuk mencoba berbagai gagasan, demi peningkatan hasil, minimasi resiko-waktu, sifat destruktif
Kegunaan/keunggulan dari Simulasi
a.      Sebagian besar sistem riil dg elemen2 stokastik tdk dapat dideskripsikan  secara akurat dg model matematik yg dievaluasi secara analitik. Dgn demikian simulasi seringkali merupakan satu satunya cara
b.      Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dgn beberapa kondisi operasi yang berbeda
c.      Rancangan-rancangan sistem alternatif yg dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik
d.      Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen
e.      Simulasi memungkinkan studi sistem dgn kerangka waktu lama dlm waktu yg lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dlm waktu yg diperpanjang
Kesulitan Pelaksanaan dari Simulasi
a.      Hasil simulasi seringkali bersifat “individual”, tdk bisa jadi solusi umum
b.      Hasil simulasi sangat “hard to interpret result”, mengingat hasil simulasi merupakan rangkaian skenario
c.      Membutuhkan waktu yg lama untuk menghasilkan suatu solusi, krn harus mempelajari sistem secara tepat
d.      Membutuhkan biaya yg cukup tinggi, walaupun jika dibandingkan dgn percobaan langsung masih lebih rendah biaya & resikonya
e.      Setiap langkah percobaan model simulasi stokastik hanya menghasilkan estimasi dari karakteristik sistem yg sebenarnya untuk parameter input tertentu. Untuk kasus tersebut model analitik lebih valid
f.       Model simulasi yg sempurna, seringkali mahal & makan waktu lama untuk dikembangkan
g.      Output dlm jumlah besar yg dihasilkan dari simulasi biasanya tampak meyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid
Tipe-tipe Simulasi :
a.      Simulasi dinamis/statis
b.      Simulasi stokastik / deterministik
c.      Discrete event simulation / continous event simulation

Download file PDF nya disini!

Senin, 23 Februari 2015

System Clasification



A. Klasifikasi Sistem

1. Definisi & Contoh
a. Sistem Alam
        Sistem Alam (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam, misalnya sistem tata surya. 
Contoh : Sistem Perputaran Bumi
 b. Sistem Buatan Manusia
         Sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia,misalnya sistem komputer.
Contoh : Sistem Informasi
c. Sistem Fisik
         Sistem Fisik (Physical System) merupakan sistem yang terlihat secara fisik contohnya seperti sistem akuntansi, sistem transportasi, sistem komputer, sistem produksi, dan lain-lainnya.
Contoh : Sistem Komputer
d. Sistem Konseptual
        Sistem Konseptual (Conceptual system) adalah suatu sistem yang menggambarkan (citra) dari suatu sistem fisik.
Contoh : Sistem Agaman
e. Sistem Statik
        Sistem statik (Static System) adalah sistem yang memiliki respons output terhadap input yang tidak berubah terhadap waktu.
Contoh :
f. Sistem Dinamik
Sistem Dinamik (Dinamic System) adalah sistem yang dapat merespon terhadap sinyal input, gangguan atau kondisi awal. 

g. Sistem Tertutup
Sistem yang tidak berhubungan dengan lingkungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.

B. Jenis-Jenis Model
Model dapat diklasifikasikan dengan beberapa yaitu :  
  1. Model Stokastik
    Mencangkup distribusi kemungkinan untuk input dan memberikan serangkaian nilai yang sekurang-kurangnya 1 variabel output dengan probabilitas yang berkaitan pada tiap nilai.
  2. Model Deterministik
    Model yang digunakan untuk memecahkan suatu persoalan dalam situasi yang pasti.
  3. Model Statis
    Model yang menghubungkan dengan keadaan sistem pada suatu saat tidak mempertimbangkan perubahan waktu, biasa hanya melibatkan pembangkitan bilangan random untuk simulasi.
  4. Model Dinamis
    Model yang berkaitan dengan keadaan sistem pada waktu yang berkelanjutan, mengandung proses perubahan setiap saat akibat suatu aktivitas.

 untuk download file, sedot : Disini